LPTQ Kota Semarang
LPTQ Kota Semarang menggelar FGD bertema Strategi Jitu Meningkatkan Daya Saing Kafilah Menuju MTQ Tingkat Nasional, di Hotel Pandanaran, Kamis (16/10).(Foto Ist)

LPTQ Kota Semarang Perkuat Kafilah Menuju MTQ Tingkat Nasional

SEMARANG[BahteraJateng] – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Semarang menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Jitu Meningkatkan Daya Saing Kafilah Menuju MTQ Tingkat Nasional, di Hotel Pandanaran pada Kamis (16/10).

Sebanyak 100 peserta yang terdiri atas pengurus LPTQ Kota Semarang dan LPTQ kecamatan se-Kota Semarang mengikuti kegiatan tersebut.


FGD menghadirkan narasumber Pj Sekda Kota Semarang sekaligus Ketua Umum LPTQ Kota Semarang, Budi Prakosa, Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit, dan Kepala Bagian Kesra Setda Kota Semarang, Muhammad Ahsan.

Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang, Labib, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan MTQ di Kota Semarang. Apalagi, Kota Semarang telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ XXXI Tingkat Nasional tahun 2026.


Sementara itu, Budi Prakosa menegaskan pentingnya kesiapan LPTQ Kota Semarang dalam menyelenggarakan MTQ nasional agar berjalan lancar dan berkualitas.

“Tugas Kota Semarang cukup berat karena harus mempertahankan gelar Juara Umum MTQ Jawa Tengah yang sudah diraih dua kali berturut-turut. MTQ harus didukung seluruh pihak, termasuk Pemkot Semarang yang siap memberikan dukungan anggaran, fasilitas, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Muhtasit, menyampaikan bahwa Kota Semarang memiliki potensi besar meningkatkan daya saing di ajang MTQ karena memiliki banyak bibit unggul dari pondok pesantren serta dukungan akademisi dari berbagai universitas.

“Terlebih, Pemerintah Kota Semarang juga siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ di Kota Semarang,” katanya.

Ia menekankan pentingnya pembinaan peserta secara berkelanjutan serta pembentukan Tim Penyelenggara dan Tim Pemenangan MTQ untuk memperkuat persiapan.

Sementara itu, Muhammad Ahsan mendorong LPTQ kecamatan untuk mempersiapkan kafilah terbaik guna meningkatkan daya saing peserta.

“Peran LPTQ kecamatan sangat besar dalam menjaring bibit unggul. Pemerintah Kota Semarang juga menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp90 juta untuk pelaksanaan MTQ di setiap kecamatan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *