Tim Pengabdian Masyarakat Unwahas
Tim Pengabdian Masyarakat Unwahas melaksanakan kegiatan pemberdayaan di UKM Ngudi Mulyo, Desa Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Senin (10/11).(Dok)
|

Unwahas Dorong Peningkatan Mutu dan Manajemen Usaha UKM Ngudi Mulyo Ngabean Kendal

KENDAL[BahteraJateng] – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) melaksanakan kegiatan pemberdayaan di UKM Ngudi Mulyo, Desa Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada Senin (10/11).

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi sekaligus memperkuat manajemen usaha bagi pelaku industri rumahan di sektor makanan ringan.

UKM Ngudi Mulyo dikenal memproduksi berbagai makanan khas seperti sale pisang, widaran, rempeyek, unthuk yuyu, kripik pisang, dan aneka camilan tradisional lainnya.

Meski memiliki potensi besar, UKM ini masih menghadapi kendala dalam manajemen usaha, efisiensi produksi, serta penerapan standar mutu dan keamanan pangan.

Tim Unwahas yang diketuai oleh Safaah Nurfaizin, dengan anggota Dewi Hastuti, dan Ali Maksum, melaksanakan sosialisasi dan pelatihan teknis serta manajerial bagi para pelaku UKM.

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah penerapan sistem jaminan produk halal, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.

Program pengabdian ini merupakan bagian dari Hibah Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Dikti. Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Unwahas untuk menerapkan ilmu secara langsung di lapangan.

Ketua tim, Safaah Nurfaizin, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku UKM.

“Kami ingin UKM Ngudi Mulyo tidak hanya berkembang dalam jumlah produksi, tetapi juga dalam kualitas dan keberlanjutan usahanya,” ujarnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh anggota UKM yang aktif mengikuti sesi pelatihan. Melalui program tersebut, UKM Ngudi Mulyo diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas, higienis, halal, dan berdaya saing tinggi di pasar lokal maupun regional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *