BPBD Blora
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Senin (19/1).(Dok. TRC BPBD Blora)

Kronologi Lansia Warga Nglebak Tenggelam di Bengawan Solo

BLORA[BahteraJateng] – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang lansia yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan pada Senin (19/1).

Peristiwa tersebut menimpa Gami (76), warga Dusun Ngandong RT 01 RW 04, Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Korban dilaporkan tenggelam pada Minggu (18/1) sekitar pukul 19.00 WIB.


Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Tri, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan.

“Korban pergi ke tepi Sungai Bengawan Solo dengan maksud buang air besar. Saat berada di tepi sungai, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai hingga tenggelam,” ujar Agung Tri.


Usai menerima laporan, BPBD Blora bersama Basarnas dan relawan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen, pendataan, serta operasi pencarian korban.

“Kami melaksanakan asesmen dan pendataan, operasi SAR gabungan, serta berkoordinasi dengan lintas sektor untuk rencana tindak lanjut,” imbuhnya.

Operasi SAR dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing SRU melakukan penyisiran dari titik awal kejadian hingga radius lima kilometer sepanjang aliran sungai.

Hingga Senin pukul 14.00 WIB, korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *