Siti Roika
Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Fraksi PKS, Siti Roika, saat menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan dan penyaluran bantuan ternak ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) yang digelar di Balai Kelurahan Mlatibaru, Kamis (9/4).(Dok. Humas Fraksi)

Pelatihan dan Bantuan Ayam KUB, Siti Roika Dorong Pemberdayaan Masyarakat

SEMARANG[BahteraJateng] — Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Siti Roika, mengambil peran aktif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor peternakan dengan menginisiasi pelatihan dan penyaluran bantuan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Balai Kelurahan Mlatibaru pada Kamis (9/4).

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Siti Roika dengan Dinas Pertanian Kota Semarang sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi warga.


Dalam kegiatan itu, Siti Roika yang akrab disapa mbak Ika hadir sebagai narasumber, memberikan materi seputar teknik beternak ayam KUB sekaligus pengelolaan sampah rumah tangga.

Ia menegaskan bahwa peran legislator tidak hanya sebatas fungsi pengawasan dan legislasi, tetapi juga mendorong program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


“Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mampu beternak, tetapi juga mengelola lingkungan dengan baik sehingga tercipta sistem yang produktif dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, peserta pelatihan menerima bantuan berupa 20 ekor ayam KUB, alat disinfektan ternak, empat set kandang ayam, satu set alat penetas telur, serta pakan ternak. Bantuan tersebut dikelola secara berkelompok untuk meningkatkan efektivitas pemeliharaan dan pengawasan.

Politikus PKS tersebut menjelaskan, hasil ternak tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga dapat dikembangkan melalui penetasan telur guna menambah populasi ayam.

“Dengan pola tersebut, masyarakat diharapkan mampu membangun usaha peternakan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Program ini menjadi contoh sinergi antara legislatif dan perangkat daerah dalam menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *