Pemprov Jateng Dorong Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Koperasi Pesantren
PATI[BahteraJateng] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong kemandirian ekonomi santri melalui pemberdayaan koperasi pondok pesantren sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren yang digelar di Pesantren Maslakul Huda Pati pada Jumat (17/4). Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 20 pesantren di wilayah Pati dan sekitarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga memiliki peran dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
“Ketiganya tidak akan berjalan tanpa adanya kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan yang difasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah tersebut menjadi langkah strategis agar pesantren mampu berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Pada bimtek kali ini, peserta dibekali keterampilan budidaya ikan lele sebagai salah satu peluang usaha produktif.
Taj Yasin juga mendorong para santri untuk menguasai teknologi dan strategi pemasaran, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Pengasuh Pesantren Maslakul Huda, Abdul Ghaffar Rozin, menyampaikan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri di sektor pertanian dan perikanan.
Ia berharap para santri mampu menjadi pelaku usaha mandiri yang menopang kemandirian ekonomi pesantren maupun pribadi. (sun)

