Penggelapan Motor di Pracimantoro
Barang bukti sepeda motor yang digelapkan di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.(Dok. Humas Polres)
|

Penggelapan Motor di Pracimantoro Terungkap, Pelaku Diamankan Polisi

WONOGIRI[BahteraJateng] – Kasus dugaan penggelapan sepeda motor yang terjadi di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, berhasil diungkap jajaran kepolisian. Satu orang terduga pelaku berinisial YAD diamankan bersama barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Pracimantoro yang berkoordinasi dengan tim Resmob Sat Reskrim Polres Wonogiri.

Peristiwa penggelapan terjadi pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Bengkel Bima Motor, Ngulu Wetan, Desa Pracimantoro. Korban, Sabdo Ilyasa Al-Bukhori (19), pelajar asal Sragen, mengalami kerugian sekitar Rp7,8 juta.

Kronologi kejadian bermula saat korban hendak menjual sepeda motor miliknya dan berkomunikasi dengan seseorang melalui media sosial. Keduanya kemudian bertemu di wilayah Giritontro dan menuju bengkel untuk melakukan pengecekan kendaraan.

Setelah proses perbaikan selesai, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak mengambil uang di bank. Namun, pelaku tidak kembali dan tidak dapat dihubungi. Korban sempat melakukan pencarian sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan, pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku di wilayah Giritontro. Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio milik korban, satu buah sweater hitam, serta satu unit handphone merek Xiaomi Redmi warna biru. Sepeda motor tersebut diketahui telah diganti nomor polisinya oleh pelaku.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Wonogiri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli, khususnya melalui media sosial. Warga diminta tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal serta memastikan keamanan dalam setiap transaksi guna menghindari tindak kejahatan.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Wonogiri.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *