Dyah Tunjung Dorong Pengawasan Ketat Daycare, Cegah Kasus Daycare Little Aresha Terjadi di Semarang
SEMARANG[BahteraJateng] — Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Dyah Tunjung Pudyawati, mendorong penguatan pengawasan terhadap tempat penitipan anak (daycare) di Kota Semarang menyusul kasus dugaan kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
Menurut Tunjung, sapaan akrabnya, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar memastikan seluruh daycare di Kota Semarang benar-benar aman dan memenuhi standar operasional.
“Ini jadi perhatian kami di Komisi D. Kami berencana melakukan sidak ke daycare yang ada di Kota Semarang untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” ujarnya, belum lama ini.
Politikus Partai Gerindra menegaskan, pengawasan tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga menyangkut kelayakan operasional dan tanggung jawab pengelola daycare terhadap anak-anak yang dititipkan.
“Harus dipastikan semua daycare memiliki izin operasional yang jelas dan benar. Tidak hanya itu, pengelola juga harus amanah dan benar-benar mampu memberikan perlindungan kepada anak,” tegasnya.
Selain itu, Tunjung juga menyoroti pentingnya fasilitas pendukung keamanan, seperti pemasangan kamera pengawas (CCTV) di area daycare. Menurutnya, keberadaan CCTV menjadi salah satu bentuk transparansi sekaligus pengawasan yang bisa melibatkan orang tua.
“Kalau ada CCTV, harapannya bisa diakses oleh orang tua. Jadi mereka bisa memantau langsung kondisi anaknya selama di daycare,” katanya.
Ia menambahkan, standar keamanan daycare perlu diperketat, baik dari sisi sarana prasarana, sistem pengawasan, hingga kualitas tenaga pengasuh. Hal ini penting untuk mencegah potensi terjadinya kekerasan atau kelalaian terhadap anak.
“Keamanan anak harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada celah yang bisa membahayakan anak-anak,” tandasnya.
DPRD Kota Semarang berharap, langkah pengawasan yang lebih ketat ini dapat memastikan seluruh daycare di Kota Semarang memberikan layanan yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat.

