Ratusan Warga Geruduk Kantor Desa, Demo Copot Kades Banjaranyar
BANYUMAS[BahteraJateng] – Ratusan warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, menggelar aksi demonstrasi damai di kantor desa setempat pada Senin (11/5), menuntut Kades Banjaranyar, Robi Wibowo, mundur dari jabatannya.
Aksi tersebut dipicu kekecewaan warga terhadap kepemimpinan kepala desa yang dinilai tidak transparan dalam pengelolaan pemerintahan desa serta diduga melakukan berbagai penyimpangan.

Warga dari berbagai pedukuhan datang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat sambil membawa pengeras suara serta pamflet berisi kritik keras terhadap kepala desa. Sejumlah poster bernada protes mewarnai aksi, mencerminkan akumulasi ketidakpuasan masyarakat.
Koordinator lapangan secara berkala mengingatkan peserta aksi untuk tetap tertib dan tidak terprovokasi demi menjaga kondusivitas demonstrasi.
Tokoh masyarakat Banjaranyar, Ahmad Zawawi, mengatakan warga mendesak Bupati Banyumas segera mengambil tindakan tegas.
“Kami meminta Bupati Banyumas segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk memberhentikan kepala desa,” ujarnya.
Warga menyoroti sedikitnya 14 persoalan, mulai dari proyek pembangunan desa yang mangkrak seperti kolam renang desa, lapangan, hingga Pasar Indit yang tidak berfungsi. Selain itu, terdapat dugaan penyalahgunaan pendapatan asli desa, pengelolaan aset, hingga persoalan pembayaran pajak warga.
Perwakilan warga lainnya menegaskan masyarakat telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan kepala desa dan berharap pengunduran diri dilakukan secara sukarela.
Menanggapi aksi tersebut, Camat Pekuncen, Dhany Budiarto, menyatakan seluruh aspirasi warga akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
“Kami akan bekerja cepat dengan mengumpulkan data dan bukti kuat sebelum menindaklanjuti ke pemerintah kabupaten,” katanya.
Aksi mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan TNI, serta berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

