Penyembelihan Sapi Kurban Presiden di Kudus, Sempat Berontak dan Masuk Parit
KUDUS[BahteraJateng] – Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton menerima sekaligus menyerahkan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 berupa sapi kurban di Masjid Al Fajr, Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu pada Rabu (27/5).
Sempat terjadi insiden saat sapi simental seberat 989 kilogram itu memberontak dan terperosok ke parit sekitar masjid saat hendak dipotong. Warga dan panitia kurban membutuhkan waktu beberapa menit untuk menariknya kembali hingga siap untuk disembelih.
Wabup Bellinda mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Kudus.
“Bantuan sapi kurban ini diharapkan menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H, sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat,” ucapnya saat penyerahan bantuan.
Sebelum diserahkan dan dipotong, sapi kurban yang dibeli dari peternak asal Desa Platen, Kecamatan Jekulo, sudah melalui berbagai proses pemeriksaan dari Dispertan dan dinyatakan dalam kondisi sehat. Setelah dilakukan pengecekan akhir oleh tim Bidang Peternakan dan UPTD RPH Kudus, bobot sapi diperkirakan sudah mencapai lebih dari 1 ton. Sapi juga dipastikan sehat dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Harapan ke depan untuk Pak Prabowo, mungkin karena di Kudus kebiasaannya (hewan) kurbannya kerbau, kami usulkan tahun depan kalau bisa kurban kerbau,” imbuh Bellinda.
Usulan itu disampaikannya mengingat kearifan lokal di Kabupaten Kudus yang masyarakatnya lebih banyak menyembelih kerbau mengikuti anjuran Sunan Kudus.
Dari penyembelihan sapi ini, panitia menyebut bisa menghasilkan sekira 600 paket daging kurban. Ketua Panitia Kurban Masjid Al-Fajr Khoiron menyatakan, daging kurban dibagikan kepada jamaah masjid hingga masyarakat di wilayah sekitar Kaliwungu.
“Alhamdulillah, terima kasih. Sangat membantu khususnya warga Masjid Al-Fajr dan umumnya masyarakat sekitar,” ujarnya.
Menurut Khoiron, kebutuhan distribusi untuk lingkungan internal masjid sebenarnya hanya sekira 300 paket. Namun, pembagian diperluas agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat sekitar.
“Nanti pendistribusiannya terkhusus warga sekitar, jamaah masjid, dan juga melebar ke daerah Kaliwungu lainnya,” tandasnya.(day)

