Pemkab Sleman Gelar Doa Bersama untuk Dukung Jamaah Haji di Tanah Suci
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten Sleman mengadakan doa bersama sebagai bentuk dukungan moral bagi jamaah haji asal Sleman yang saat ini sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (26/5/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto, jajaran kepala OPD, serta ASN di lingkungan Pemkab Sleman.
Mewakili Bupati Sleman Harda Kiswaya, Susmiarto, mengatakan bahwa doa bersama ini menjadi wujud perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada seluruh jamaah haji agar senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalani rangkaian ibadah haji.
“Kita bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh jamaah haji selalu dalam keadaan sehat, dimudahkan, dan dilancarkan dalam menjalankan ibadah maupun segala urusannya,” kata Susmiarto.
Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang kuat karena jamaah harus mengikuti berbagai tahapan ibadah, mulai dari thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga lempar jumrah.
“Semoga seluruh jamaah nantinya menjadi ‘hajjan mabruron wa tijarotan lan tabuuro’, yakni haji yang mabrur dan membawa keberkahan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sleman, Suryana, menyampaikan bahwa proses keberangkatan jamaah haji Sleman yang tergabung dalam kloter 2, 3, 4, 5, 22, 24, dan 26 melalui Embarkasi YIA Kulonprogo berlangsung lancar dan tertib.
Ia menjelaskan, dalam proses pemberangkatan terdapat 10 jamaah yang menunda keberangkatan. Namun, terdapat tambahan empat jamaah pada kloter 22 dan 24 sehingga total jamaah haji asal Sleman yang diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 1.510 orang.
“Untuk jamaah yang meninggal dunia tercatat satu orang atas nama Bapak Saenun Effendi Mangundiharjo dari kloter 5 YIA, usia 83 tahun, karena sakit,” terang Suryana.
Suryana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk Pemkab Sleman, yang terus bersinergi dan memberikan dukungan doa demi kelancaran ibadah para jamaah haji.
Lebih lanjut, jamaah haji asal Kabupaten Sleman dijadwalkan kembali ke Indonesia secara bertahap pada 2 hingga 7 Juni 2026 serta 26, 28, dan 29 Juni 2026 melalui YIA Kulonprogo.(day)

