Penemuan Bayi di Pasuruhan Kidul Kudus
Kapolsek Jati AKP Subkhan bersama bayi yang ditemukan warga di Desa Pasuruhan Kidul, Kudus, Jumat (4/9). (Dok. Warga)

Polisi Selidiki Penemuan Bayi Laki-Laki di Kebun Pisang Pasuruhan Kidul Kudus

KUDUS[BahteraJateng] — Warga Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di area kebun pisang di tepi jalan, Jumat (4/9) pagi.

Bayi ditemukan warga dalam kondisi masih hidup. Setelah mengetahui adanya bayi di lokasi, warga kemudian mengevakuasinya ke salah satu rumah warga untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan sementara.

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kapolsek Jati AKP Subkhan mengatakan, saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul bayi serta pihak yang meninggalkannya di lokasi tersebut.

Untuk sementara, bayi masih dirawat dengan melibatkan warga yang juga memiliki bayi serta melalui koordinasi dengan Puskesmas Jati dan bidan desa.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Jati dan bidan desa. Untuk sementara, bayi dititipkan kepada warga yang juga memiliki bayi agar mendapatkan perawatan dan perhatian yang memadai,” ujar AKP Subkhan pada Jumat (4/9).

Polisi juga telah mendatangi lokasi penemuan bayi untuk melakukan pemeriksaan awal. Sejumlah informasi dari masyarakat sekitar dikumpulkan guna membantu proses penyelidikan. Keterangan warga diharapkan dapat membantu polisi mengungkap keberadaan orang tua bayi maupun pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.

Polisi meminta masyarakat yang mengetahui informasi mengenai penemuan bayi tersebut agar tidak ragu menyampaikannya kepada pihak kepolisian

Menurut Subkhan, penanganan terhadap bayi dilakukan sembari polisi berupaya mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut.

Polsek Jati memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara terang peristiwa penemuan bayi tersebut. Di sisi lain, keselamatan dan pemenuhan hak bayi tetap menjadi perhatian selama proses penanganan.

“Kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut dan memastikan kronologi sebenarnya,” tegasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *