Pawai Ta'aruf MTQ Nasional XXXI
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat membuka kegiatan pawai ta'aruf MTQ XXXI, Sabtu (12/9).(Foto. BahteraJateng/day)

Agustina Sebut Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI Cerminkan Persatuan dan Toleransi Indonesia

SEMARANG[BahteraJateng] — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengaku bangga melihat kemeriahan pawai ta’aruf dalam rangkaian pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 di Kota Semarang pada Sabtu (12/9).

Menurut Agustina, pawai ta’aruf yang diikuti peserta dari berbagai daerah tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian seremoni MTQ Nasional. Lebih dari itu, kegiatan tersebut mencerminkan persatuan, kesatuan, dan toleransi masyarakat Indonesia.

“Saya sebagai Wali Kota Semarang senang banget. Ini adalah bentuk Indonesia yang sesungguhnya. Selama 81 tahun kita merdeka, hari ini kita melihat persatuan dan kesatuan yang luar biasa,” ujar Agustina.

Ia juga menyoroti kuatnya semangat toleransi yang terlihat selama pelaksanaan pawai. Menurutnya, kemeriahan MTQ Nasional XXXI menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat, tidak terbatas pada umat Islam.

“Yang saya lihat tadi adalah toleransi yang luar biasa,” katanya.

Agustina menilai terciptanya suasana harmonis di Kota Semarang tidak lepas dari peran berbagai pihak, khususnya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran FKUB, baik di tingkat Kota Semarang maupun kecamatan, yang selama ini ikut menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

“Yang paling berjasa dalam proses mempertahankan toleransi dan kota harmoni ini adalah kawan-kawan di FKUB, baik di tingkat kota maupun kecamatan,” ungkapnya.

Agustina menegaskan, MTQ Nasional XXXI harus menjadi momentum yang dapat dirasakan sebagai milik bersama. Karena itu, Pemerintah Kota Semarang mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menyemarakkan gelaran nasional tersebut.

Menurutnya, semangat kebersamaan itu menjadi salah satu kekuatan yang membuat penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Semarang terasa berbeda.

“Ini adalah perhelatan milik keluarga Indonesia,” tegas Agustina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *