Hadiri Pengajian Merti Dusun Sambengsari, Kapolres Semarang Ajak Warga Jaga Kondusivitas
SEMARANG[[BahteraJateng] – Pada Senin malam, 6 Agustus 2024, warga Dusun Sambengsari, Desa Pringsari, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, merayakan merti dusun dengan mengadakan pengajian akbar. Acara ini menjadi istimewa karena menghadirkan Kyai Kharismatik KH. Anwar Zahid dari Jawa Timur yang menyampaikan tausiyah kepada ribuan jamaah yang hadir.
Sekitar 3000 jamaah menghadiri pengajian ini, termasuk beberapa pejabat penting, di antaranya Kapolres Semarang AKBP Ike Yulianto W, Wakapolres, dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Semarang. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan komitmen aparat keamanan dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, AKBP Ike Yulianto menyampaikan pesan dan arahan dari Kapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, terkait peran Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat. “Melalui acara merti Dusun ini, kami hadir membawa pesan pimpinan kami. Yaitu Kapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Ribut Hari Wibowo, dimana beliau berpesan agar Polisi selalu hadir di tengah masyarakat. Sinergi yang baik antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat akan menciptakan situasi yang kondusif,” ungkapnya.
Kapolres menekankan pentingnya kondisi yang kondusif bagi perkembangan ekonomi yang baik, peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan itu, AKBP Ike juga memperkenalkan Kapolsek Bergas kepada jamaah dan menegaskan bahwa jajaran Polsek Bergas, bersama Koramil setempat, siap menerima laporan dari masyarakat selama 24 jam.
Selain itu, Kapolres Semarang juga meminta doa restu dari para jamaah agar jajaran Polres Semarang dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat Kabupaten Semarang. Ia juga menegaskan keterbukaan Polres terhadap kritik dan masukan dari masyarakat demi perbaikan pelayanan.
KH. Anwar Zahid dalam tausiyahnya mengajak para jamaah untuk bersama-sama membantu pihak Polri, TNI, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang damai dan aman. Beliau menegaskan bahwa Islam sangat menganjurkan hidup dalam suasana damai, tentram, dan tanpa permusuhan, sesuai dengan syafaat Nabi Muhammad SAW.
Pengajian Merti Dusun Sambengsari ini menjadi momen penting dalam memperkuat kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan sejahtera.

