Agustina-Iswar Diskusi Bersama PDM Kota Semarang, Tekankan Kolaborasi untuk Pembangunan Kota
SEMARANG[BahteraJateng] – Calon Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, bersama pasangannya, Iswar Aminuddin, mengunjungi kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang pada Rabu (11/9/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk berdialog dengan jajaran pengurus Muhammadiyah dan memperoleh masukan terkait rencana pembangunan Kota Semarang di masa depan.
Dalam pertemuan tersebut, Agustina menekankan peran besar Muhammadiyah dan PDI Perjuangan (PDIP) dalam sejarah bangsa, serta bagaimana kedua institusi tersebut terus berkontribusi bersama. “Beberapa calon kepala daerah yang diusung PDIP berasal dari Muhammadiyah, seperti Rober Christanto di Karanganyar dan dr. Bugar Wijiseno di Banjarnegara,” ungkap Agustin. Hal ini menunjukkan kedekatan Muhammadiyah dan PDIP dalam mendorong pembangunan di berbagai daerah.
Selain sebagai bentuk silaturahmi, kunjungan ini menjadi upaya pasangan JAGUAR [Agustina-Iswar] untuk mendapatkan pandangan dan masukan masyarakat, terutama dari Muhammadiyah, guna menyusun program pembangunan Semarang yang lebih baik.
Pasangan JAGUAR [Agustina-Iswar] berharap melalui diskusi ini, Muhammadiyah dapat memberikan ide-ide segar yang relevan untuk perkembangan kota sesuai dengan tagline pasangan tersebut, “Semarang Bersatu, Semarang Semakin Hebat.”
Dalam diskusi tersebut, Agustina dan Iswar disambut oleh jajaran lengkap pengurus PDM Semarang, termasuk Ketua KH Fahrur Rozi, Sekretaris Suparno, Bendahara Heru Isnawan, dan anggota lainnya. Mereka membahas berbagai tantangan yang dihadapi Kota Semarang, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan sosial.
Agustina menyampaikan visi-misinya untuk menjadikan Semarang sebagai kota yang maju secara ekonomi, berkeadilan sosial, lestari, inklusif, dan berdaya saing. Menurutnya, peran serta seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan visi tersebut. “Kami percaya kolaborasi dari semua pihak akan membuat Semarang semakin hebat,” ujar dia.
KH Fahrur Rozi menegaskan bahwa Muhammadiyah siap menjadi mitra kritis pemerintahan baru. “Selalu mengawasi dan memberikan kritik yang konstruktif demi kesejahteraan masyarakat,” ujar KH Fahrur Rozi.
Agustina pun menekankan pentingnya mengembalikan pendapatan daerah untuk kesejahteraan warga. “Pendapatan daerah harus dikembalikan semaksimal mungkin kepada masyarakat, sehingga akan mengurangi beban pembiayaan yang dikeluarkan masyarakat untuk akses layanan public,” katanya.
Pasangan JAGUAR [Agustina-Iswar] juga berencana memberikan akses pendidikan gratis kepada seluruh siswa Kota Semarang.(sun)

