Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, usai melepas program mudik gratis di TMII, Jakarta Timur, Rabu (26/3).(Foto Ist)
|

Antisipasi Puncak Arus Mudik, One Way Nasional dan Lokal Diberlakukan

JAKARTA[BahteraJateng] – Penerapan sistem one way nasional akan dimulai pada Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan bahwa selain one way nasional, akan ada one way lokal di wilayah Jawa Tengah, menyesuaikan dengan fluktuasi arus mudik.

One way nasional berlaku dari KM 70 hingga Kalikangkung dan merupakan kewenangan Mabes Polri melalui Korlantas. Sementara itu, one way lokal akan diterapkan dari Kalikangkung ke Bawen jika terjadi peningkatan volume kendaraan,” tutur Luthfi usai melepas program mudik gratis di TMII, Jakarta Timur, Rabu (26/3).

Menurutnya, pemberlakuan one way lokal akan berdampak pada wilayah aglomerasi, seperti Semarang Raya, Solo Raya, dan Pekalongan Raya. Para bupati dan wali kota telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian setempat untuk mengatur arus mudik di daerah masing-masing.


“Pemudik lokal juga sudah kita siapkan. Prinsipnya, kami menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Diperkirakan sekitar 19,7 juta pemudik akan masuk ke Jawa Tengah saat arus mudik Lebaran 2025, dengan puncaknya terjadi pada 27-28 Maret.


Untuk memastikan kenyamanan pemudik, Pemprov Jateng bersama pemerintah daerah telah memperbaiki jalur mudik dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi.

“Kami ingin memastikan masyarakat sampai tujuan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *