Agustina Wilujeng Pramestuti
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendampingi anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau pelaksanaan program Sanitasi Masyarakat (Sanimas) di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (7/10).(Foto Ist)

Apresiasi Herviano, Agustina: Sanitasi Layak Tekan Stunting di Semarang

SEMARANG[BahteraJateng] – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendampingi anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau pelaksanaan program Sanitasi Masyarakat (Sanimas) di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara pada Selasa (7/10).

Program aspirasi Herviano ini menjadi langkah nyata peningkatan kualitas lingkungan pemukiman, terutama di kawasan padat penduduk.


Agustina menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Herviano terhadap kebutuhan dasar masyarakat Kota Semarang.

Menurutnya, keberadaan sarana sanitasi yang layak tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap upaya penurunan angka stunting.

“Atas nama warga Kota Semarang, saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Vino (panggilan akrab Herviano) yang telah menyalurkan aspirasinya bagi masyarakat. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar warga. Sanitasi yang baik berpengaruh besar terhadap kesehatan, termasuk dalam menekan angka stunting,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas pemerintah kota selanjutnya adalah memastikan fasilitas tersebut terawat dengan baik.

“Sanimas ini kan sudah dipasrahke (diserahkan) ke warga, jadi tanggung jawab kita bersama untuk merawat dan memastikan tetap berfungsi dengan baik. Dengan begitu, masyarakat bisa terus menikmati manfaatnya,” tegasnya.

Selain aspek infrastruktur, program ini juga diharapkan menumbuhkan budaya hidup bersih di masyarakat.

“Senang rasanya punya DPR RI yang peduli dan tahu kebutuhan rakyat secara langsung. Mudah-mudahan dari sini muncul kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan, karena lingkungan yang sehat dimulai dari rumah yang bersih,” lanjut Agustina.

Dirinya menambahkan, wilayah Semarang Utara memang menjadi salah satu fokus pemerintah kota karena masih terdapat sejumlah titik rawan sanitasi dan stunting. Untuk itu, ia turut mengajak jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Perkim, dan DLH meninjau langsung potensi perbaikan lingkungan di wilayah tersebut.

“Kami tidak hanya melihat program Sanimas ini sebagai pembangunan fisik, tapi juga bagian dari gerakan sosial membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi. Karena kebersihan adalah fondasi kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Herviano menegaskan bahwa program Sanimas menjadi bagian dari komitmennya memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang sanitasi.

“Kota Semarang mendapat puluhan titik bantuan, menyesuaikan kebutuhan pemerintah kota. Ke depan kami akan terus bersinergi agar program ini bisa diperluas dan memberi manfaat lebih banyak,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau beberapa lokasi di Kelurahan Purwosari yang menerima bantuan 31 titik sanitasi, dengan 3–4 titik dijadikan sampel kunjungan.

Turut hadir sejumlah pejabat dan mitra kerja Komisi V DPR RI, di antaranya DPRD Kota Semarang, Camat Semarang Utara, Lurah Purwosari, serta perwakilan dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah, Balai Jalan Nasional, PPK Sanimas Jawa Tengah, BMKG Tanjung Emas, dan KSOP Tanjung Emas.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui program Sanimas diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan layak bagi seluruh warga Semarang.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *