Cuaca Ekstrem Bakal Landa Jateng 24-26 November
SEMARANG [BahteraJateng]- Badan meteorologi klimagologi dan geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah pada 24 hingga 26 November 2034.
“Hangatnya suhu permukaan air laut di Laut Jawa dan Samudera Hindia Selatan Jawa menunjukkan adanya potensi penambahan massa uap air yang dapat meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan hujan,” ungkap
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, Minggu (24/11).
Dia melanjutkan, pemicu lain adalah aktifnya gelombang ekuatorial Rossby mendukung aktifitas konvektif di wilayah Utara dan Barat Jawa Tengah. Kondisi ini ditambah adanya pola siklonik di Perairan Barat Kalimantan dan Tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Sumatera.
“Sehingga menyebabkan pembentukan wilayah pertemuan massa udara dan juga belokan angin di Jawa Tengah,” terang dia.
Kemudian, kata dia, kelembaban udara di berbagai ketinggian cenderung basah sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan menjulang hingga ke lapisan atas.
“Kondisi labilitas udara kuat di wilayah Jawa Tengah,” terang dia.
Masyarakat, kata dia, diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan.
Potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang dan sambaran petir terutama untuk masyarakat berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

