Disnakertrans Jateng Gelar Pelatihan MTU Barista di Desa Jragung, Karangawen
DEMAK[BahteraJateng] – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Latihan Kerja (BLK) 1 Semarang menyelenggarakan pelatihan Mobile Training Unit (MTU) Barista di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Senin, 28 Oktober 2024.
Pelatihan MTU Barista ini diadakan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja di bidang kopi dan mendukung peluang usaha bagi masyarakat produktif di daerah tersebut.
Siti Zubaedah, perwakilan dari BLK 1 Semarang, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membantu masyarakat miskin ekstrem dalam usia produktif agar dapat keluar dari kemiskinan. “Pelatihan ini diharapkan memberikan keterampilan praktis dan menciptakan peluang kerja, terutama dengan meningkatnya kebutuhan barista terampil di industri kopi,” ujarnya.
Pelatihan MTU Barista ini diikuti oleh 16 peserta dan berlangsung selama lima hari, mulai 28 Oktober hingga 1 November 2024. Selain memberikan pemahaman tentang berbagai teknik penyajian kopi, peserta juga akan diajarkan keterampilan meracik minuman berbasis kopi dengan menggunakan mesin espresso dan metode manual brewing. BLK 1 Semarang menghadirkan pelatih barista profesional untuk memastikan pelatihan berlangsung maksimal.
Camat Karangawen, Ali Mahbub, yang turut hadir dalam acara pembukaan, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Desa Jragung, sebagai desa wisata, sangat memerlukan tenaga terampil yang dapat mendukung sektor pariwisata lokal. “Kami sangat mendukung inisiatif positif ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Jragung, Edi Susanto, menyampaikan rasa gembiranya atas terselenggaranya pelatihan tersebut. “Kami berharap lebih banyak kegiatan dari dinas provinsi bisa diadakan di desa kami. Ini adalah langkah positif bagi masyarakat dan mendukung perkembangan pariwisata Desa Jragung,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat memacu kreativitas dan keterampilan peserta dalam industri kopi, sekaligus membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jragung.(sun)

