DPU Siapkan 119 Pompa Antisipasi Banjir di Semarang
SEMARANG[BahteraJateng] – Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menyiapkan 119 pompa untuk mengantisipasi banjir dan genangan di wilayah ibu kota Jawa Tengah. Pompa tersebut terdiri atas rumah pompa, pompa portabel, dan mobil pompa.
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menegaskan seluruh pompa yang menjadi kewenangan Pemkot dalam kondisi baik dan siap dioperasikan. Meski begitu, ia mencatat rumah pompa Waru yang dikelola Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana masih menunggu progres peningkatan kapasitas.
“Pompa Waru ikut program BBWS untuk peningkatan kapasitas, tapi sampai sekarang belum ada laporan lanjutan,” jelas Suwarto pada Jumat (12/9).
Ia menambahkan, untuk pompa di Kali Semarang saat ini tengah dilakukan proses lelang perbaikan karena kapasitasnya besar. Sambil menunggu, DPU menyiagakan pompa portabel sebagai langkah antisipasi.
Suwarto menyebut, enam pompa milik BBWS di Sungai Tenggang juga sudah siap digunakan ketika curah hujan tinggi. “Yang di Tenggang ada enam, kita pastikan bisa berjalan semua,” ujarnya.
DPU juga menyiapkan mobil pompa dan pompa portabel untuk dikirim ke lokasi genangan bila diperlukan. “Kalau memang dibutuhkan sudah siap semua,” imbuhnya.
Adapun wilayah rawan banjir di Semarang disebut berada di kawasan timur seperti Tlogosari, Genuk, dan Gebang Anom, yang mengandalkan pompa di Sungai Tenggang dan Sringin.
Sementara di wilayah barat, potensi banjir ada di Sungai Plumbon ketika curah hujan tinggi, sedangkan Sungai Beringin dinilai relatif aman.


