Enam Hari Pencarian, Remaja Hanyut di Karangmalang Mijen Ditemukan Meninggal
SEMARANG[BahteraJateng] — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan remaja yang hanyut di Sungai Karangmalang, Mijen, Kota Semarang, setelah enam hari pencarian. Korban ditemukan pada Minggu (15/2) dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 14.40 WIB pada jarak sekitar tujuh kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan tertimbun material sampah yang terbawa banjir,” ujarnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Peristiwa hanyutnya korban terjadi pada Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 19.25 WIB. Saat itu korban yang masih duduk di bangku SMP di wilayah Boja, Kabupaten Kendal, tengah melintas di jalan desa yang tertutup luapan banjir. Korban dibonceng temannya, Alifa Ayudia Inara, ketika sepeda motor yang mereka kendarai terseret arus deras.
Keduanya terjatuh ke aliran Sungai Karangmalang yang berada di sisi jalan. Alifa berhasil menyelamatkan diri, sedangkan korban hilang hanyut terseret arus.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif dengan menyisir aliran sungai dari lokasi awal hingga ke arah hilir, termasuk area sekitar Waduk Jatibarang.
Budiono menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan pada hari keenam.
“Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja maksimal melakukan pencarian dari LKP hingga ke muara sungai,” pungkasnya.

