Gempa Bumi Tektonik di Pangandaram Tak Berpotensi Tsunami
JAKARTA [BAHTERA JATENG]- Gempa bumi tektonik menimpa wilayah Pangandaran Jawa Barat pada Selasa (22/10) pukul 19.43 WIB.
Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan, hasil analisis menunjukkan gempabumi memiliki parameter magnitudo M4,7.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,84° LS ; 108,31° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 25 Km barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada kedalaman 69 KM,” kata Daryono, dalam siaran rilisnya, Selasa (22/10).
Dia melanjutkan, ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter tergolong jenis gempa bumi menengah. Hal ini disebabkan deformasi batuan dalam lempeng Indo Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki memiliki mekanisme pergerakan geser naik.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata dia.
Masyarakat, kata dia, diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal tahan gempa untuk menghindari bangunan retak atau rusak.
“Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke rumah,” kata dia.

