Gerakan Jawa Tengah ASRI Disambut Antusias Berbagai Elemen
BATANG[BahteraJateng] – Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik & Indah) yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendapat sambutan antusias dari berbagai elemen masyarakat.
Pencanangan gerakan ditandai aksi bersih-bersih sampah di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang pada Selasa (24/2).

Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional itu melibatkan lebih dari 1.000 peserta, terdiri atas kepala daerah, TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, badan usaha, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, hingga relawan. Aksi serupa juga digelar serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Salah satu pelajar SMAN Gringsing, Riska, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam pengumpulan sampah di kawasan pantai. Ia bersama rekan-rekannya berkomitmen menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Dukungan juga datang dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang menyerahkan 30 unit tempat sampah untuk mendukung pemilahan sampah organik dan anorganik.
Sejumlah kepala daerah turut mengambil langkah konkret. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mewajibkan pembuatan biopori dan pemilahan sampah bagi ASN.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng membentuk Satgas Berlian untuk menjaga kebersihan sungai, sementara Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menggalakkan penggunaan 1.000 kantong guna ulang dan gerakan Jaga Tirta.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan persoalan sampah di Jawa Tengah sudah darurat dan membutuhkan aksi nyata.
Ia mengingatkan, Presiden telah menargetkan Indonesia menuju zero waste pada 2029. Karenanya, Gerakan Jateng ASRI harus menjadi gerakan nyata. Ia meminta seluruh bupati dan wali kota segera menyerahkan data konkret penanganan sampah di wilayahnya.(sun)

