Gubernur Luthfi Silaturahmi ke Ulama, Diminta Terus Muliakan Rakyat
PEKALONGAN[BahteraJateng] — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyempatkan bersilaturahmi ke sejumlah ulama di wilayah Pekalongan, sebelum mengecek kondisi tanggul Sungai Bremi yang jebol di wilayah Pabean Barat, Kota Pekalongan pada Kamis (26/3).
Silaturahmi diawali dengan kunjungan ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Fusha Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, KH Muhammad Dzilqon.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Luthfi berbincang hangat dengan kiai, termasuk membahas kondisi cuaca yang memicu bencana banjir akibat jebolnya tanggul.
“Hujan terus dari semalam kiai. Ini tadi sudah ada laporan tanggul jebol di Pekalongan, habis ini saya ke sana,” ujar Luthfi.
Kiai Dzilqon menyampaikan pesan agar Luthfi senantiasa menjaga kesabaran dan tanggung jawab sebagai pemimpin. Ia juga mengingatkan pentingnya memuliakan rakyat sebagai bagian dari kunci keberhasilan kepemimpinan.
Rangkaian silaturahmi kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Habib Luthfi bin Yahya di kompleks Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan. Pertemuan berlangsung penuh keakraban, mengingat keduanya telah lama saling mengenal sejak Luthfi menjabat sebagai Kapolres Batang.
Usai bersilaturahmi, Luthfi langsung bergerak meninjau lokasi tanggul Sungai Bremi yang jebol di wilayah Pabean Barat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah penanganan darurat berjalan cepat dan tepat.
Setelah dari Pekalongan, Luthfi melanjutkan agenda ke Kota Semarang dengan bersilaturahmi ke kediaman KH Shodiq Hamzah, pengasuh Ponpes Asshodiqiyah Kaligawe.
Dalam kunjungan tersebut, ia kembali menerima pesan agar terus menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan dari para ulama, Luthfi menegaskan telah menginstruksikan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Jateng untuk memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan masyarakat, termasuk penanganan bencana alam.
Ia juga mendorong sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota guna mempercepat pembangunan daerah. (sun)

