Inggris Dan Belanda Menang Tipis. Denmark Berbagi Angka Lawan Slovenia
JERMAN[BahteraJateng] – Laga pembuka Grup C Piala Eropa 2024 antara Denmark melawan Slovenia yang berlangsung di Stadion MHPArena, Minggu
(17/6) pukul 23.00 WIB berakhir dengan skor imbang 1-1.
Denmark unggul terlebih dahulu di babak pertama menit 17′ melalui gelandang serangnya yang merumput di Manchester United Christian Eriksen.

Pada babak kedua Slovenia berhasil menyamakan kedudukan di menit 77′ lewat gol Erik Janza.
Sedangkan pertandingan lainnya di Grup C Inggris menang tipis 1-0 atas Serbia melalui gol Jude Bellingham di menit 13′.

Laga yang tersaji di Stadion Veltins Arena, Gelsenkirchen, Senin (17/6) pukul 02.00 WIB berlangsung kurang menarik.
Kedua tim memainkan sepakbola monoton. Inggris yang rata-rata diperkuat pemain bintang kurang maksimal untuk melakukan serangan. Tercatat Inggris hanya melakukan 5 kali tembakan dengan 3 tembakan mengarah ke gawang (1 berujung gol).
Sedangkan Serbia hanya melakukan 6 tembakan ke gawang dengan 1 tembakan mengarah ke gawang.
Bahkan gol Inggris juga karena proses set play Bellingham dari lini tengah dengan posisi drop kebawah tengah lapangan kemudian memberikan umpan kepada Walker yang lalu menerobos ke dalam kotak pinalti melakukan sundulan kepala untuk menerima umpan lambung dari Walker.
Selebihnya Inggris tidak bisa mengembangkan permainan karena antar lini sering terjadi komunikasi terutama lini tengah.
Serbia tidak menyadari bahwa mempunyai striker yang mumpuni di bola atas yaitu Vlahovic ataupun pemain lainnya yang berpostur tinggi.
Alih-alih tidak memainkan bola lambung, sampai menit 60′ Serbia lebih sering memainkan bola pendek maupun passing pendek.
Dengan kemenangan ini menempatkan Inggris sementara berada di puncak klasemen Grup C dengan 3 poin disusul Denmark dan Slovenia 1 poin dan Serbia berada di dasar klasemen.
Di laga lainnya bermain di Stadion Volkspark, Minggu (16/6) pukul 20.00 WIB Belanda yang berada di Grup D juga hanya mampu menang tipis melawan Polandia dengan skor 2-1.
Sempat unggul di menit 16′ melalui Adam Buksa, Polandia harus mengakui kekalahan setelah dibalas dengan 2 gol dari Gakpo menit 29′ dan Weghorst pada menit 83′.
Absennya Frenkie de Jong dan Teun Koopmeiners di gelaran Piala Eropa 2024 karena cidera cukup mempengaruhi lini tengah Belanda.
Selain itu tidak adanya striker murni oportunis bertipe nomer 9 juga membuat lini depan Belanda kebingungan. Memainkan formasi false nine anak asuhan Ronald Koeman justru acap kali saat memasuki final 3rd Polandia.
Beberapa peluang justru tidak bisa dimaksimalkan dengan baik malah Polandia unggul terlebih dahulu melalui sundulan tendangan sudut.
Setelah tertinggal Belanda mulai melancarkan serangan bertubi-tubi hingga akhirnya Gakpo berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan keras dari luar kotak pinalti.
Memasuki babak kedua Belanda lini depan Belanda masih kesulitan bahkan jarak antar pemain (gap) antara lini depan dan lini tengah terlalu lebar. Hingga Koeman melakukan perubahan dengan memasukkan penyerang murni Weghorst sebagai striker oprtunis dan pemantul.
Masuknya Weghorst memang menjadi solusi lini depan Belanda dengan golnya yang mampu membalikkan keadaan untuk kemenangan Belanda.
Hasil ini membuat Belanda sementara berada di puncak klasemen Grup D sambil menunggu hasil pertandingan Perancis melawan Austria di Stadion Merkur Spiel-Arena, Selasa (18/6) pukul 02.00 WIB. (hs/rs)

