Jalur KA Bumiayu Kembali Normal Pasca Anjloknya KA Bangunkarta
SEMARANG[BahteraJateng] — Jalur kereta api di Stasiun Bumiayu kembali dapat dilalui setelah proses evakuasi dan perbaikan pasca anjloknya KA Bangunkarta selesai dilakukan. Perjalanan kereta api yang sebelumnya terganggu kini telah beroperasi normal tanpa pengalihan rute.
Perbaikan dilakukan oleh tim dari Daop 5 Purwokerto, dan pada pukul 03.05 WIB jalur dinyatakan aman untuk dilintasi. Kereta api pertama yang melintas pasca-perbaikan adalah KA Barang Karacibon Service.

Dengan normalnya jalur tersebut, perjalanan kereta api yang sebelumnya dialihkan melalui jalur utara kini kembali menggunakan jalur selatan seperti biasa. Sebelumnya, sebanyak 20 perjalanan kereta api terdampak dan harus dialihkan akibat gangguan operasional.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa operasional kereta api saat ini telah kembali berjalan normal.

“Seluruh perjalanan kereta api kini sudah beroperasi seperti biasa dan tidak lagi dialihkan melalui jalur utara,” ujarnya pada Selasa (7/4).
Sebelumnya, gangguan tersebut juga berdampak pada pembatalan dua perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang, yakni KA Kamandaka relasi Semarang–Purwokerto dan KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto–Semarang–Solo. Akibatnya, sebanyak 521 pelanggan melakukan pembatalan tiket.
Sebagai bentuk kompensasi, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen kepada pelanggan terdampak, baik akibat pembatalan maupun perubahan pola operasi perjalanan.
“Kami memastikan pelanggan tetap mendapatkan haknya sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Luqman.
Pengajuan pengembalian bea dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak jadwal keberangkatan, baik melalui loket stasiun maupun layanan Contact Center 121. Proses pengembalian dilakukan melalui transfer bank.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan akan terus meningkatkan pelayanan guna menjaga kelancaran operasional ke depan.

