Jemaah Haji Diimbau Batasi Aktivitas Fisik dan Umrah Sunah

JAKARTA [BahteraJateng]- Pemerintah mengimbau jemaah haji Indonesia untuk mulai membatasi aktivitas fisik berat, termasuk mengurangi pelaksanaan umrah sunah berulang-ulang.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Akhmad Fauzin mengatakan, puncak Ibadah Haji 1446 H/2025 M diperkirakan berlangsung pada awal Juni,


“Masih ada sekitar dua pekan sebelum puncak haji. Gunakan waktu ini untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” ujar Fauzin, melansir laman kemenag.

Ia mengajak, jemaah untuk memperbanyak mengikuti bimbingan manasik haji diselenggarakan di hotel tempat pemondokan. Menurutnya, manasik bukan sekadar pengulangan, tetapi bekal penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan benar.


“Jangan terlalu banyak menguras tenaga untuk kegiatan tambahan seperti ziarah ke luar kota atau umrah sunah berulang. Simpan energi untuk wukuf di Arafah dan rangkaian ibadah lainnya yang lebih utama” jelasnya.

Fauzin juga mengingatkan kondisi cuaca di Makkah diperkirakan mencapai 45 hingga 50 derajat Celsius saat puncak haji. Oleh sebab itu, ia menyarankan jemaah melaksanakan salat fardu di masjid hotel jika dirasa tubuh tidak cukup kuat untuk ke Masjidil Haram.

“Yang penting ibadah tetap jalan dan fisik tetap bugar,” imbuhnya.

Fauzin juga mengajak keluarga jemaah di Tanah Air untuk aktif mengingatkan orang tua atau kerabatnya yang sedang berhaji agar tidak memaksakan diri, terlebih bagi yang lanjut usia.

“Perhatian dan dukungan dari keluarga di rumah sangat berarti bagi mereka yang sedang berada di Tanah Suci,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *