Polres Semarang gelar kegiatan Jumat Curhat di Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, pada Jumat (14/2).(Dok Humas)
|

Jumat Curhat Polres Semarang di Desa Nyatnyono, AKBP Ratna Beri Pesan Ini

UNGARAN[BahteraJateng] – Dalam upaya meningkatkan komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan Jumat Curhat Polres Semarang digelar di Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, pada Jumat (14/2).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, dan dihadiri oleh kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.


Acara berlangsung di Masjid Subbulussalam, di mana Kapolres mendengarkan berbagai masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Takmir masjid, Kyai Abdul Sahid, mewakili warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Semarang yang hadir langsung untuk mendengar keluhan masyarakat.


Dalam sambutannya, AKBP Ratna menjelaskan bahwa Jumat Curhat bertujuan untuk membangun komunikasi yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami hadir di sini untuk mendengar saran serta keluhan warga, dan insyaallah mencari solusi bersama untuk Desa Nyatnyono,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya komunikasi yang intens antara Polres Semarang dan warga, sehingga sinergi yang terjalin dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian ke depan.

Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, turut mengapresiasi inisiatif Polres Semarang dalam menjaga situasi kondusif di wilayahnya.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik antara pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, Desa Nyatnyono saat ini dalam kondisi aman dan tertib,” katanya.

Selain mendengar aspirasi masyarakat, Kapolres juga memberikan imbauan kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka, khususnya remaja, dalam pergaulan sehari-hari maupun di dunia maya.

Kapolres menyinggung insiden yang terjadi di Ambarawa, mengingatkan agar tidak berdampak pada remaja di Desa Nyatnyono.

“Kami berharap para orang tua dapat lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka, baik di sekolah maupun di media sosial, agar tidak terlibat dalam hal-hal yang dapat menjerumuskan ke ranah hukum,” pungkas AKBP Ratna.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana warga menyampaikan berbagai masukan terkait keamanan desa. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat demi mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *