KAI Daop 5 Purwokerto
KAI Daop 5 Purwokerto melakukan pemeriksaan jalur kereta api sejauh 7 kilometer dari perlintasan JPL 450 hingga Stasiun Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap.(Foto Ist)
|

KAI Daop 5 Imbau Masyarakat Tidak Buang Sampah di Area Rel KA

PURWOKERTO[BahteraJateng] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto melakukan pemeriksaan jalur kereta api sejauh 7 kilometer dari perlintasan JPL 450 hingga Stasiun Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap.

Pemeriksaan ini dilakukan dengan berjalan kaki sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan sekaligus memastikan kondisi jalur tetap aman dilalui.


Petugas memeriksa secara detail kondisi rel, bantalan, jembatan, serta saluran air di sisi kiri dan kanan jalur. Titik rawan longsor juga menjadi perhatian dengan dilakukan pemasangan bronjong batu sebagai penguat.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya tumpukan sampah plastik di beberapa titik sepanjang jalur. Sampah tersebut berada di kanan kiri rel maupun menumpuk di saluran air.


Kondisi ini dinilai dapat menghambat aliran air, terutama saat curah hujan tinggi, dan berpotensi menimbulkan gangguan pada keamanan jalur.

“Keberadaan sampah di sekitar rel tidak hanya merusak kebersihan lingkungan, tetapi juga bisa mengganggu fungsi saluran air yang berhubungan langsung dengan keselamatan jalur. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di area rel kereta api,” tegas Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, Senin (25/8).

Ia menambahkan, menjaga kebersihan rel merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat diperlukan agar lingkungan tetap bersih dan jalur kereta api terhindar dari potensi gangguan, khususnya pada musim hujan.

KAI Daop 5 sendiri terus melakukan perawatan jalur secara rutin. Pemeriksaan berkala disebut sebagai upaya memastikan perjalanan kereta api aman dan lancar bagi seluruh pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *