Kasatpol PP Demak: Linmas Harus Paham Tupoksi dan Siaga Bencana
DEMAK[BahteraJateng] — Pemerintah Kabupaten Demak memperkuat kapasitas anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) melalui kegiatan pembinaan dan peningkatan kewaspadaan lingkungan di Aula Kecamatan Guntur, Selasa (26/5). Kegiatan tersebut diikuti anggota linmas dari seluruh desa di Kecamatan Guntur.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, menjelaskan peran strategis Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat desa. Menurut dia, keberadaan Satlinmas memiliki dasar hukum yang jelas, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 serta Peraturan Bupati Demak Nomor 54 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat.
“Satlinmas merupakan organisasi yang dibentuk kepala desa dengan anggota berasal dari masyarakat. Mereka menjadi garda terdepan perlindungan masyarakat di desa,” ujar Agus dalam pemaparannya.
Ia menjelaskan, tugas Satlinmas meliputi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan melalui patroli rutin, mitigasi dan penanganan bencana, membantu penyelesaian konflik sosial, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga mendorong swadaya warga.
Selain itu, Agus menyebut seluruh anggota Satlinmas kini telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan keselamatan kerja. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bagi setiap anggota linmas.
“Satlinmas harus siap menjalankan tugas perlindungan masyarakat sekaligus memiliki semangat bela negara apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” katanya.
Agus menambahkan, Satlinmas merupakan pengembangan dari unsur pertahanan masyarakat terdahulu seperti Hansip, Kamra, dan Wanra.
Sementara itu, Camat Guntur, Sukardjo, mengapresiasi pelatihan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya anggota Satlinmas di wilayahnya. Menurut dia, peserta juga akan memperoleh sertifikat pelatihan sebagai bentuk pengakuan kompetensi.
Ia meminta anggota Satlinmas memahami nomor-nomor layanan darurat, seperti pemadam kebakaran dan layanan penanganan bencana, agar respons terhadap kejadian di lapangan dapat lebih cepat.
Sekretaris Kecamatan Guntur, Agus, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap keamanan dan kenyamanan di desa-desa wilayah Kecamatan Guntur semakin terjaga.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah peserta menyampaikan masukan dan pertanyaan. Salah satunya disampaikan Moch Ikhsan yang berharap tersedia buku panduan bagi anggota Satlinmas. Adapun Faris, anggota baru Satlinmas Desa Temuroso, menanyakan ketentuan pengembalian seragam apabila sudah tidak lagi bertugas sebagai anggota linmas.
Seluruh pertanyaan peserta dijawab langsung oleh Kasatpol PP Demak dengan penjelasan terbuka. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber.(day)

