KSKPH Randublatung Tekankan Sinergi Pengamanan Hutan dengan Patroli Gabungan
BLORA[BahteraJateng] – Wakil Administratur/KSKPH Randublatung memimpin langsung kegiatan patroli gabungan pengamanan kawasan hutan yang melibatkan unsur Sub Denpom IV/3-1 Blora dan tiga Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) KPH Randublatung pada Sabtu (11/4).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Sub Denpom IV/3-1 Blora, Asper/KBKPH Temuireng bersama jajaran, KBKPH Tanggel bersama jajaran, KBKPH Trembes bersama jajaran, Tim Buser, serta Danru dan anggota Polhutmob.

Kegiatan patroli dimulai dari Pos 118 BKPH Temuireng, kemudian dilanjutkan menyusuri jalur perbatasan antara KPH Randublatung dan KPH Blora, meliputi wilayah RPH Balong (BKPH Trembes), RPH Alas Malang (BKPH Temuireng), serta RPH Kalipang (BKPH Tanggel), dan berakhir di Pos Jablang BKPH Tanggel.
Dalam sambutannya, Wakil Administratur/KSKPH Randublatung, Bambang Sunarto mewakili Administratur/KKPH Randublatung menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan ini menjadi bukti nyata sinergitas antar jajaran dalam menjaga kawasan hutan.

Bambang menegaskan pentingnya koordinasi dan kebersamaan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, serta mengapresiasi seluruh personel yang terlibat atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas.
“Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna memastikan kondisi hutan tetap aman dan lestari,” ungkap Bambang.
Lebih lanjut Bambang menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) di wilayah kerja Perhutani KPH Randublatung.
“Melalui patroli gabungan ini, kita menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan. Sinergi antar petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran dan gangguan keamanan hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Sub Denpom IV/3-1 Blora, Yoyok, menyampaikan bahwa Corp Polisi Militer (CPM) siap bersinergi dan mendukung penuh kegiatan pengamanan hutan.
“Kerja sama seperti ini harus terus ditingkatkan agar situasi tetap kondusif dan potensi gangguan dapat dicegah sejak dini,” ujar Yoyok.
Yoyok juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keamanan wilayah hutan, khususnya di area perbatasan yang rawan terjadi pelanggaran.
“Harap seluruh pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta menjaga komunikasi yang baik antar petugas di lapangan,” pungkasnya.(day)

