Pakar: Indonesia Emas Sulit Terwujud Tanpa Sistem Transportasi Memadai
JAKARTA [BahteraJateng]- Pakar Transportasi Universitas Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno meragukan target Indonesia Emas 2045 akan terwujud tanpa dukungan transportasi memadai.
“Tanpa transportasi yang memadai, tidak akan terwujud Indonesia Emas 2045,” kata Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu saat Diskusi Publik Akselerasi Peran Strategis DAMRI untuk Pembangunan Negeri, secara daring, Selasa (3/12), digelar Institut Studi Transportasi.

Sementara, menurut dia, masalah transportasi belum menjadi isu strategis menuju Indonesia Emas
Ia menuturkan, negara akan maju jika sistem transportasinya bagus. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah meningkatkan transportasi untuk layanan angkutan ke segala penjuru tanah air.

“Harga barang di kawasan pelabuhan murah namun di pedalaman masih mahal,” kata Djoko.
Dia menyebutkan, pelayanan subsidi angkutan barang baru ada di enam provinsi. Meliputi Provinsi Aceh, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Kalimantan Utara, Provinsi Papua Selatan dan Provinsi Papua.
“Peran pemda masih minim untuk mengisi kapal tol laut kembali rute semula. Padahal, masih diperlukan kapal feeder tol laut untuk menyinggahi sejumlah pulau termasuk Kepulauan Maluku,” tukas dia.
Meski demikian, lanjut dia, ada kendala untuk menambah lintas angkutan barang perintis. Dicontohkan, jalan dan jembatan dilewati banyak rusak terutama ruas jalan kabupaten.
“Jadi sangat diperlukan peran pemda untuk mengatasi permasalahan ini,” kata dia.

