Pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Gabeng Blora Mulai Gali Fondasi
BLORA[BahteraJateng] — Pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Komando Distrik Militer 0721/Blora terus berlanjut. Memasuki tahap lanjutan, personel TNI bersama warga mulai melakukan penggalian fondasi di Dusun Gabeng, Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora pada Selasa (14/4).
Penggalian fondasi menjadi tahapan krusial dalam proses pembangunan jembatan yang akan melintasi Sungai Gabeng. Kegiatan ini melibatkan personel TNI dari Kodim 0721/Blora dengan dukungan penuh masyarakat setempat melalui kerja bakti.

Danramil 15/Japah, Didik Pujiono, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan Kabupaten Blora.
“Jembatan Garuda ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya untuk mendukung aktivitas pertanian dan pendidikan warga,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan warga dalam proses pembangunan menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proyek. Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai sebagai wujud nyata kemanunggalan yang selama ini menjadi kekuatan dalam pembangunan di daerah.
“Gotong royong antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan pekerjaan. Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Didik.
Sementara itu, warga Dusun Gabeng, Suyanto (45), menyambut positif pembangunan jembatan tersebut. Ia mengungkapkan, selama ini akses menuju lahan pertanian dan wilayah seberang sungai cukup sulit, terutama saat musim hujan.
“Kalau musim hujan, kami harus memutar cukup jauh. Dengan adanya jembatan ini, tentu sangat membantu, terutama untuk membawa hasil panen,” ujarnya.
Jembatan Garuda dirancang sebagai penghubung antarwilayah yang selama ini sulit diakses. Selain mempermudah mobilitas warga, infrastruktur ini juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian serta mendukung aktivitas pendidikan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Peningkatan aksesibilitas tersebut diyakini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga desa, khususnya di sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat.
Dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan Jembatan Garuda ditargetkan rampung sesuai jadwal, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.(day)

