Pemkab Blora Ajak Warga Pertahankan Kawasan Bebas Rabies
BLORA[BahteraJateng] – Kabupaten Blora hingga saat ini masih menjadi kawasan bebas rabies dengan nol kasus positif rabies. Status tersebut akan terus dipertahankan melalui peran aktif masyarakat pemilik hewan peliharaan.
Hal tersebut disampaikan Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, drh. Rasmiyana di kantornya pada Kamis (20/8).

Menurutnya, DP4 Blora bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) rutin mengadakan program suntik vaksin rabies gratis untuk Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera.
“DP4 Blora bersama PDHI rutin mengadakan program suntik vaksin rabies gratis untuk HPR,” ujarnya pada BahteraJateng.

Rasmiyana menekankan pentingnya vaksinasi rabies pada hewan peliharaan setahun sekali.
“Rabies adalah penyakit zoonosis yang dapat menular ke manusia dengan tingkat fatality hingga 100 persen. Dengan vaksin rabies, daya tahan tubuh hewan peliharaan meningkat sehingga rantai penyebaran virus rabies dapat diputus. Ini juga untuk mendukung program Pemprov Jawa Tengah Bebas Rabies,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan ciri-ciri hewan peliharaan terpapar virus rabies. Perubahan perilaku sangat drastis menjadi indikator utama.
“Hewan menjadi sangat agresif atau justru lemas, demam, air liur keluar berlebihan, takut pada cahaya atau air, serta mengalami kejang hingga kelumpuhan,” lanjutnya.
Rasmiyana mengimbau pada masyarakat pemilik HPR untuk merawat dan mengandangkan hewan peliharaan dengan baik, vaksin rabies setahun sekali secara rutin, dan jika tergigit, cuci luka dengan sabun dan air mengalir serta segera ke pelayanan kesehatan terdekat.
Ia juga memberikan imbauan jika ada gejala pada hewan, segera laporkan ke pos kesehatan hewan terdekat.
“Rawat dan kandangkan hewan peliharaan dengan baik. Lakukan vaksin rabies setahun sekali. Jika tergigit segera ke pelayanan kesehatan. Dan jika ada gejala pada hewan yang menciri rabies, segera melapor ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) atau Petugas Kesehatan hewan terdekat,” pungkasnya.(day)

