Harso Gutomo
|

Pemkab Demak Perkuat Internet di 38 SMP Negeri, Fokus ke Perpustakaan Digital

DEMAK[BahteraJateng] – Sebanyak 38 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Demak mendapatkan fasilitas penguatan akses internet dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Demak.

Program ini ditujukan untuk mendukung program unggulan Bupati Demak, Demak Cerdas, terutama dalam peningkatan layanan pendidikan berbasis digital.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Dinkominfo Kabupaten Demak, Harso Gutomo, mengatakan bahwa sebelum program dijalankan, pihaknya melakukan survei ke seluruh SMP Negeri. Survei tersebut bertujuan memastikan pemanfaatan anggaran internet tepat sasaran dan sesuai kebutuhan sekolah.

“Hasil survei menunjukkan adanya kesenjangan layanan internet, terutama di perpustakaan sekolah. Karena itu, kami memfokuskan fasilitasi internet pada perpustakaan SMP Negeri,” kata Harso saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/1).

Menurut Harso, kapasitas bandwidth internet di SMP Negeri Kabupaten Demak saat ini masih belum merata. Sebagian sekolah sudah memiliki bandwidth cukup besar, berkisar antara 200 hingga 500 Mbps. Namun, masih banyak sekolah yang hanya memiliki bandwidth di bawah 50 Mbps, bahkan ada yang masih menggunakan layanan 20 Mbps.

“Kondisi ini tentu kurang mendukung pengembangan layanan digital di sekolah, khususnya perpustakaan,” ujarnya.

Dorong Perpustakaan Digital

Harso menjelaskan, perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran. Saat ini, pemerintah mendorong penerapan manajemen perpustakaan berbasis digital, termasuk memberi kesempatan kepada setiap kabupaten dan kota untuk membangun server sendiri guna mengelola sistem perpustakaan di wilayahnya.

Melalui program penguatan internet ini, seluruh SMP Negeri di Kabupaten Demak difasilitasi akses internet yang memadai, terutama untuk mendukung layanan perpustakaan digital.

Program tersebut juga terintegrasi dengan server aplikasi INLISLite milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Kabupaten Demak.

“Dengan integrasi ini, siswa dapat mengakses katalog buku tidak hanya di perpustakaan sekolahnya, tetapi juga koleksi yang ada di Dinperpusar Kabupaten Demak,” kata Harso.

Selain itu, integrasi sistem ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan. Dinperpusar tidak perlu lagi mendatangi sekolah secara langsung untuk mendata kunjungan perpustakaan, baik oleh siswa maupun masyarakat.

“Semua data dapat dipantau secara daring melalui sistem yang sudah terhubung,” jelasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *