Pemkot Semarang Siapkan Ruangan Darurat Medis Bagi Petugas Pleno Rekapitulasi Suara
SEMARANG[BahteraJateng] – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuka rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kota Semarang, Kamis (29/2).
Rapat Pleno Rekaputulasi penghitungan suara tingkat Kota Semarang mulai dilakukan pada 29 Februari – 4 Maret 2024 di Ruang Lokakrida Lantai 8 Balai Kota Semarang.
Dia berharap rapat pleno rekaputulasi suara tingkat Kota bisa berjalan lancar. Ia berharap rapat pleno bisa selesai tepat waktu atau bahkan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.
“Kami harap bisa lebih cepat sebelum tanggal 4 sudah selesai. Apalagi dari 4.646 TPS di Semarang tidak ada yang harus pemungutan suara ulang (PSU) sehingga prosesnya tidak harus menunggu lama,” ujar Ita panggilan akrab wali kota.
Ita menambahkan, rapat pleno ini dilakukan sejak pukul 08.00 – 21.00 dan berlangsung selama lima hari.
“Harapannya kita bisa membantu untuk monitoring dan disini tempatnya strategis sehingga perwakilan Parpol juga bisa memonitor sampai selesai rapat pleno,” tutur Ita.
Guna menjaga kesehatan dari petugas yang melakukan rapat pleno rekapitulasi suara, Ita meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang untuk menyiapkan ruangan darurat medis. Sehingga jika ada petugas yang membutuhkan bantuan medis bisa segera tertangani.
“Semoga tidak ada kejadian seperti yang kemarin-kemarin ada yang meninggal. Ada dua orang petugas PPS yang meninggal dalam proses pemilu. Satu dari tembalang dan Ngaliyan, mereka meninggal karena sakit. Jadi kita tetap siapkan petugas dan ruangan medis,” ujanya.
Sementara di Kota Semarang partisipasi pemilih rata-rata mencapi 85%. Meski belum didapatkan angka pasti karena masih mengunggu hasil akhir rapat pleno, namun Ita berharap proses rekapitulasi berjalan lancar. (sun)


