Pengunjung Semarang Zoo
Pengunjung Semarang Zoo.(Dok. Semarang Zoo)

Pengunjung Semarang Zoo Ingin Halte BRT Trans Semarang Kembali Difungsikan

SEMARANG[BahteraJateng] — Pengunjung Semarang Zoo berharap halte BRT Trans Semarang di sekitar kawasan wisata tersebut kembali difungsikan guna mempermudah akses transportasi.

Salah satu pengunjung asal Kecamatan Pedurungan, Mega, mengaku kesulitan saat menggunakan transportasi umum menuju lokasi kebun binatang. Ia menilai, belum adanya titik pemberhentian langsung di depan Semarang Zoo membuat perjalanan menjadi kurang nyaman.


“Kondisi kadang panas, kadang hujan. Kalau naik motor itu kan mudah. Kalau yang naik bus BRT itu agak susah,” ujarnya saat ditemui pada Minggu (5/4).

Menurutnya, penumpang BRT saat ini harus turun di Terminal Mangkang sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi. Hal tersebut dinilai merepotkan, terutama saat harus menyeberang di jalan raya tanpa fasilitas pendukung yang memadai.


“Harus turun di terminal, tidak ada yang turun langsung ke Semarang Zoo. Harusnya kan ada,” sambungnya.

Mega berharap adanya penambahan rute maupun titik pemberhentian BRT yang lebih dekat dengan pintu masuk kebun binatang. Dengan demikian, pengunjung tidak perlu berjalan jauh di tengah cuaca panas maupun hujan.

“Harapannya ya titik berhenti BRT itu ada di depan Semarang Zoo. Jadi tidak kepanasan atau kehujanan, juga lebih cepat,” ungkapnya.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Farida, mengaku memilih berkunjung setelah masa libur Lebaran untuk menghindari kepadatan. Ia menyebut kondisi kebun binatang saat ini lebih tertata dibanding kunjungan sebelumnya sebelum pandemi.

“Kalau pas liburan kemarin takutnya terlalu ramai,” ujarnya.

Ia menilai suasana di Semarang Zoo kini lebih nyaman, dengan lingkungan yang teduh, sejuk, dan relatif tenang. Pengunjung dapat menikmati suasana alam sambil mendengar suara satwa.

“Baru kedua ini setelah ada perbaikan. Lebih bagus dan asri, sejuk tempatnya,” kata Ilk, sapaan akrabnya.

Farida berharap pengelola terus melakukan pembenahan agar Semarang Zoo semakin berkembang dan mampu bersaing dengan kebun binatang di kota-kota lain.

“Ada perbaikan terus. Harapannya bisa seperti di kota lain. Apalagi lokasinya strategis, di pinggir jalan nasional dan dekat pintu tol Kalikangkung,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *