Perjalanan KA Terganggu Banjir di Tegowanu–Brumbung, KAI Terapkan Pola Operasi Memutar
SEMARANG[BahteraJateng] — Perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang terganggu akibat banjir yang merendam jalur rel di sejumlah titik pada Senin (16/2). Operator menutup sementara lintasan demi menjamin keselamatan perjalanan.
KAI Daop 4 Semarang menginformasikan genangan air menutup rel di Jembatan 46 Km 21+9/0 pada petak antara Stasiun Tegowanu–Stasiun Brumbung serta Jembatan 59 Km 27+9/0 pada jalur Stasiun Gubug–Tegowanu.
Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan penutupan jalur dilakukan sejak pukul 04.35 WIB karena ketinggian air telah menutupi rel dan berpotensi membahayakan perjalanan kereta.
“PT KAI Daop 4 Semarang terus memantau kondisi di lokasi dan akan memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan penanganan banjir kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat gangguan tersebut.
“KAI menegaskan keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama,” tandasnya.
Sebagai dampak dari banjir, KAI menerapkan perubahan pola operasi terhadap sejumlah perjalanan kereta api. Rute perjalanan dialihkan memutar melalui Brumbung–Stasiun Gundih–Stasiun Gambringan.
Kereta api yang terdampak antara lain:
KA Gumarang relasi Jakarta–Surabaya
KA Jayabaya relasi Jakarta–Malang
KA Harina relasi Bandung–Surabaya
Untuk memperoleh informasi terbaru, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI di 121 atau melalui aplikasi Access by KAI.

