Badan Pusat Statistik Jawa Tengah mencatat nilai ekspor non migas Jawa Tengah pada Agustus 2024 naik. Tangkapan layar BPS Jateng

Pertumbuhan Ekonomi Jateng 2024 Lebih Lambat Dibandingkan Tahun Sebelumnya

SEMARANG [BahteraJateng]- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tahun 2024 lebih lambat dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Jateng pada 2024 sebesar 4,95 persen sedangkan capaian tahun 2023 tumbuh 4,97 persen.

“Perekonomian Jawa Tengah pada tahun 2024 berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp1.817.776,96 Miliar dan atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp1.157.025,94 Miliar,” kata dia.

Dia melanjutkan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yaitu sebesar  10,03 persen.

Sedangkan, kata dia, dari sisi pengeluaran, kenaikan tertinggi dicatat oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yaitu sebesar 16,38 persen.

”Dibandingkan dengan Triwulan III-2024 ekonomi Jawa Tengah pada Triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 0,48 persen,” tukas dia.

Dari sisi produksi, lanjut dia, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Lainnya tumbuh sebesar 7,44 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen mengalami kenaikan paling tinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah  (PK-P) sebesar 55,29 persen.

”Secara struktur, lapangan usaha Industri Pengolahan mendominasi struktur ekonomi Jawa Tengah pada tahun 2024 dengan kontribusi sebesar 33,84 persen,  sedangkan dari sisi pengeluaran didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) dengan kontribusi sebesar 61,29 persen,” tukas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *