Petani Bogorejo Ditemukan Meninggal
Seorang petani warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Bogorejo, ditemukan meninggal dunia di lahan jagung Persil Banyu Urip Petak 113, RPH Merah BKPH Gayam, Kamis (14/5).(Dok. Humas Polres)
|

Petani Bogorejo Ditemukan Meninggal di Lahan Jagung, Diduga Ini Penyebabnya

BLORA[BahteraJateng] – Seorang petani bernama Mahmudi (65), warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di lahan jagung Persil Banyu Urip Petak 113, RPH Merah BKPH Gayam, pada Kamis (14/5) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban sebelumnya berangkat ke lahan sekitar pukul 09.00 WIB untuk menyiangi tanaman jagung. Namun hingga pukul 13.00 WIB belum kembali ke rumah, sehingga menantunya, Joko Suwito, berinisiatif mencari korban ke lokasi.


Sesampainya di lahan, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak kaku. Saksi kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa serta Polsek Bogorejo.

Petugas Polsek Bogorejo bersama tim medis Puskesmas setempat segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan medis.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono mengatakan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban telah meninggal lebih dari empat jam. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi dan diabetes mellitus,” jelasnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. Polisi menduga korban meninggal akibat kondisi kesehatan yang menurun saat bekerja di lahan seorang diri.

Polisi juga mengimbau warga dengan penyakit bawaan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas berat di area pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *