Forkopimcam Karangawen dalam Lokakarya Mini Lintas Sektor & FKP Triwulan I
Forkopimcam Karangawen dalam Lokakarya Mini Lintas Sektor & FKP Triwulan I di Aula Gedung Puskesmas Karangawen 2, Selasa (24/2).(Dok. BahteraJateng/PH)

Puskesmas Karangawen 2 Evaluasi Layanan di Tengah Efisiensi Anggaran

DEMAK[BahteraJateng] – Puskesmas Karangawen 2 bersama Forkopimcam Karangawen menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam bentuk Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan I di aula setempat pada Selasa (24/2).

Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi capaian layanan kesehatan sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor.

Hadir Camat Karangawen Ali Mahbub, Kapolsek Karangawen AKP Mujiono, Danramil Karangawen Kapten Kav. Slamet Udoyo, Kepala SPPG wilayah kerja Puskesmas Karangawen 2, serta enam kepala desa dari Tlogorejo, Rejosari, Jragung, Wonosekar, Margohayu, dan Teluk.

Camat Ali Mahbub menyampaikan apresiasi atas penurunan angka kematian ibu hamil. Namun, ia menyoroti peningkatan kasus penyakit menular.

“Kasus TBC meningkat di Desa Tlogorejo dan Rejosari, sementara DBD di Desa Jragung mencapai 62 kasus,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Karangawen 2, Lukluul Maknun, menegaskan pelayanan USG bagi ibu hamil diberikan secara gratis. Ia juga menyebut program Desa Siaga serta dukungan organisasi masyarakat seperti Fatayat dan Muslimat turut membantu menekan angka penyakit.

Dalam forum tersebut dipaparkan pula capaian CKG 2025 sebagai bahan evaluasi kinerja.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Sri Puji Astuti, menekankan pentingnya optimalisasi kader posyandu di tengah efisiensi anggaran. Terkait honor kader pustu, ia menyebut belum tersedia alokasi khusus.

Forum juga membahas distribusi MBG dan pengaturan menu bagi kelompok 3B. Kegiatan ditutup dengan imbauan menjaga ketertiban selama Ramadan melalui maklumat “Jogo Demak”.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *