Workshop Manajemen Risiko Unwahas
Workshop Manajemen Risiko yang digelar Unit Manajemen Risiko bersama Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unwahas di Smart Classroom, Gedung D Kampus 1 Unwahas, Selasa (18/8).(Dok. Humas Unwahas)

Rektor Unwahas Dorong Budaya Pengambilan Keputusan Berbasis Risiko

SEMARANG[BahteraJateng] — Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Prof. Dr. Helmy Purwanto, mendorong penerapan budaya pengambilan keputusan berbasis risiko di lingkungan kampus. Menurutnya, manajemen risiko penting untuk memastikan setiap keputusan strategis diambil secara terukur dan berdasarkan pertimbangan yang matang.

Hal itu disampaikan Prof. Helmy saat membuka Workshop Manajemen Risiko yang digelar Unit Manajemen Risiko bersama Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unwahas di Smart Classroom, Gedung D Kampus 1 Unwahas pada Selasa (18/8).


“Manajemen risiko bukan budaya takut mengambil keputusan, tetapi justru budaya berani mengambil keputusan secara terukur, berdasarkan data, dan dengan pertimbangan yang matang,” kata Prof. Helmy.

Dia menjelaskan, manajemen risiko diperlukan untuk mengantisipasi persoalan sebelum berkembang menjadi lebih besar. Karena itu, seluruh unsur di lingkungan Unwahas diharapkan memiliki kesadaran terhadap potensi risiko dalam menjalankan program dan mengambil kebijakan.


Prof. Helmy juga menargetkan workshop tersebut menjadi langkah awal membangun risk awareness atau kesadaran risiko di seluruh lingkungan Unwahas. Budaya tersebut diharapkan dapat mendorong setiap unit untuk mengenali, mengendalikan, dan memitigasi risiko sejak dini.

“Kenali risikonya, kendalikan risikonya, tingkatkan mutunya,” ujarnya.

Workshop diikuti jajaran pimpinan universitas dan pengelola unit, mulai dari para Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Ketua UPMF, kepala lembaga, kantor dan unit hingga bagian perencanaan serta pemasaran dan PMB.

Kegiatan menghadirkan Dr. Deden Wahyudiyanto dari Universitas Paramadina dan Dr. Nor Hadi dari UIN Sunan Kudus sebagai narasumber. Peserta juga aktif berdiskusi mengenai penerapan pemetaan risiko di unit masing-masing.

Ketua LPM Unwahas Dr. Darmanto berharap workshop tersebut dapat menjadi pemantik semangat civitas akademika untuk terus menjaga mutu dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *