Ribuan Penanam Modal Koperasi BLN Geruduk Mapolda Jateng, Ada Apa?
SEMARANG[BahteraJateng] – Ribuan penanam modal Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dari berbagai daerah berbondong-bondong berkumpul di halaman Mapolda Jawa Tengah pada Rabu (1/4).
Aksi damai ini menjadi bentuk dukungan terhadap penyelesaian yang adil sekaligus percepatan pengembalian dana anggota.

Aksi yang digagas Solidaritas Aksi Anggota Koperasi BLN (SAK BLN) tersebut diikuti sekitar 500 hingga 1.000 peserta. Massa menyuarakan harapan agar penyelesaian kasus BLN dilakukan secara kondusif dan berorientasi pada pemulihan hak anggota.
Kuasa hukum penanam modal, Heru Prasetya, menyatakan aksi ini merepresentasikan sekitar 41.002 anggota yang masih memiliki kepercayaan terhadap BLN.
“Ini suara anggota yang sesungguhnya. Jangan sampai ditunggangi pihak lain yang tidak mewakili keseluruhan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum BLN, Mohammad Sofyan, mengungkapkan bahwa proses pengembalian dana anggota telah mulai direalisasikan.
“Dalam kurang lebih 20 hari terakhir, sekitar 321 nasabah sudah menerima pembayaran,” ujarnya di hadapan massa.
Informasi tersebut disambut positif oleh peserta aksi sebagai tanda awal komitmen penyelesaian kewajiban kepada anggota. Massa juga menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan keadilan restoratif dalam penanganan kasus ini.
Menurut mereka, langkah represif seperti penyitaan aset atau penangkapan berpotensi menghambat proses pengembalian dana anggota. Karena itu, mereka mendorong aparat penegak hukum untuk lebih fokus pada solusi yang memberikan manfaat langsung bagi anggota.
Perwakilan massa aksi juga diterima oleh pihak Polda Jawa Tengah. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dialog konstruktif guna mencari penyelesaian terbaik.
Selain itu, SAK BLN turut menyoroti hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI yang dinilai belum sepenuhnya mewakili suara mayoritas anggota. Mereka berharap aspirasi anggota dapat didengar secara lebih berimbang dalam proses penyelesaian ke depan.

