Unwahas Gelar Workshop Penulisan Paten, Dorong Hilirisasi Inovasi Akademik
SEMARANG[BahteraJateng] – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unwahas Semarang menggelar workshop bertajuk “Menjembatani Inovasi: Penulisan Paten untuk Sosial Humaniora dan Sains Eksakta” di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung Dekanat Unwahas pada Kamis (5/2).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem riset sekaligus mendorong hilirisasi hasil penelitian dosen dalam bentuk paten yang berdampak bagi masyarakat.
Workshop dihadiri pimpinan universitas, mulai rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan, hingga dosen lintas fakultas dari rumpun sosial humaniora dan sains eksakta. Kolaborasi lintas disiplin tersebut menegaskan komitmen Unwahas dalam mengembangkan inovasi yang integratif.
Ketua LPPM Unwahas, Agus Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis penulisan paten, tetapi juga membangun kesadaran bahwa riset harus memberi manfaat nyata. Menurutnya, banyak penelitian dosen bernilai tinggi namun belum terhilirisasi menjadi paten.
Rektor Unwahas, Prof. Helmy Purwanto, menegaskan penulisan paten merupakan tanggung jawab moral dan ilmiah dosen agar inovasi tidak berhenti pada publikasi, tetapi memiliki nilai ekonomi, sosial, dan keberlanjutan.
Workshop menghadirkan dua narasumber guru besar Universitas Diponegoro, yakni Prof. Firmansyah yang membahas konsep hingga pemetaan paten sosial, serta Prof. Silviana yang memaparkan strategi penulisan paten sains eksakta sesuai standar nasional.
Kegiatan berlangsung interaktif dan diharapkan menjadi awal lahirnya proposal paten unggulan Unwahas serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

