Update Hari ke-5 Longsor di Pandanarum, Tujuh Jenazah Kembali Ditemukan
BANJARNEGARA[BahteraJateng] – Upaya pencarian korban longsor di Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, memasuki hari kelima membuahkan hasil signifikan.
Hingga Kamis (20/11), tim SAR gabungan berhasil menemukan tujuh jenazah dari sektor A dan C. Dari jumlah tersebut, lima merupakan jasad utuh, sementara dua lainnya berupa bagian tubuh (body part).
Kepala Basarnas Semarang, Budiono, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan sejak pagi hingga pukul 18.00 WIB.
“Tim berhasil menemukan kembali korban yang tertimbun longsor sebanyak lima jasad dan dua body part, sehingga hari ini ada tujuh penemuan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tiga jenazah telah berhasil teridentifikasi, masing-masing atas nama Esiah, Karti, dan Maruni. Sementara dua jasad lainnya serta dua body part masih menunggu kecocokan antemortem dari tim Disaster Victim Identification (DVI).
Dalam operasi hari kelima ini, sebanyak 12 excavator dikerahkan di dua lokasi pencarian, yakni sektor A dan sektor C. Sementara di sektor B, pekerjaan penyodetan air untuk mengurangi genangan telah mencapai progres 35 persen.
Tim juga masih mengandalkan bantuan anjing pelacak (K9) serta pompa alkon untuk mempercepat proses pencarian.
Budiono juga mengungkapkan adanya tambahan bantuan alat berat dari Kementerian PUPR.
“Ada info dari Kementerian PUPR sebanyak enam unit lagi, sehingga total nanti ada 18 alat berat. Semoga dengan semakin banyaknya alat yang dikerahkan, semakin cepat seluruh korban bisa ditemukan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, total korban bencana longsor di Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, menjadi 9 orang meninggal dunia dan 19 orang dalam pencarian.

