Agustina Wilujeng Pramestuti
Wali Kota Semarang, Agustina, saat mengunjungi Pasar Tiban UMKM Lamper Lor yang digelar rutin setiap Sabtu malam mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB di depan Kantor Kecamatan Semarang Selatan, Sabtu (30/8).(Foto Ist)
| |

Wali Kota Agustina Dorong UMKM Lewat Pasar Tiban Lamper Lor

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan ruang usaha bagi pelaku UMKM.

Salah satunya melalui Pasar Tiban UMKM Lamper Lor yang digelar rutin setiap Sabtu malam mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB di depan Kantor Kecamatan Semarang Selatan, Jalan Taman Sompok No.1, Lamper Lor.


Pasar tiban perdana berlangsung pada Sabtu (30/8) dan langsung mendapat antusiasme masyarakat. Selain menawarkan beragam kuliner dan produk lokal, kegiatan ini juga dimeriahkan senam bersama serta pembagian ratusan doorprize bagi pengunjung.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, hadir langsung meninjau pelaksanaan perdana. Ia menyebut kegiatan pasar tiban sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Muhaimin Iskandar, agar daerah menghidupkan kegiatan ekonomi di hari-hari libur.


“Jalankan instruksi dari Pak Menko Perekonomian, Pak Muhaimin Iskandar, bahwa kita harus membuat keramaian di setiap hari-hari libur. Untuk apa? Untuk sirkulasi perekonomian. Hari ini masyarakat gegap gempita berjualan, kemudian mereka membeli, sehingga ekonomi itu berputar,” ujarnya.

Agustina juga mengapresiasi peran LPMK Kelurahan Lamper Lor dan Kecamatan Semarang Selatan yang menggagas kegiatan tersebut.

“Semangat terus ya. Pemerintah Kota Semarang akan mendukung lahirnya pasar tiban seperti ini. Yang penting, kebersihan dijaga, ketertiban dijaga, dan keamanan pangan juga dijaga,” tandasnya.

Kunjungan Agustina turut mencuri perhatian ketika ia menyapa seorang penjual jamu, Putri Ayu Bakul Jamu, yang viral karena berjualan sambil bernyanyi dan melakukan siaran langsung di TikTok. Momen tersebut disambut riuh pengunjung.

Pasar Tiban UMKM Lamper Lor diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi warga, memperkenalkan produk lokal, sekaligus destinasi wisata kuliner malam bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *