|

DJP dan BPK Bersinergi Perkuat Penerimaan Negara

SEMARANG [BAHTERA JATENG]- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengah bersinergi mengawal penerimaan negara dari sektor pajak.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah, Karyadi mengungkapkan, beberapa poin penguatan sinergi dibahas oleh kedua belah pihak.


“Diantaranya adalah penguatan sinergi dalam rangka pengamanan keuangan negara. Salah satunya adalah membantu melakukan pengawasan terhadap pemungutan pajak bagi lembaga pemerintah,” ungkap Karyadi, dalam siaran rilisnya, Rabu (2/10).

Dia menerangkan, ke dua belah pihak baik BPK maupun DJP sepakat memperkuat pengelolaan negara melalui APBN dengan tugas dan fungsi masing-masing.


“Terima kasih telah berkunjung ke BPK, kami sampaikan bahwa kami siap mengawal pengelolaan APBN, terutama dalam penggunaannya oleh instansi atau lembaga,” kata dia.

Dia menegaskan, setiap rupiah dari APBN dibiayai oleh pajak yang dibayarkan oleh rakyat.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Tengah I, Nurbaeti Munawaroh mengatakan, untuk mengumpulkan penerimaan negara saat ini dibutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.

“Salah satu yang menjadi mitra strategis DJP adalah BPK,” ujar Nurbaeti.

Selain membahas sinergi, kata dia, audiensi kali ini juga dilakukan sebagai bentuk perkenalan. Masing-masing instansi pengelola keuangan negara ini telah melakukan pergantian pimpinan di Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *