|

Kado Ulang Tahun Pemeriksaan Kesehatan Gratis Wujudkan Generasi Sehat

JAKARTA [BahteraJateng]- Pemerintah akan menerapkan program skrining kesehatan gratis setiap ulang tahun guna mewujudkan generasi sehat usia produktif di masa mendatang.

“Sehat itu fundamental untuk semua individu bisa bekerja, bekarya. Kesehatan urusan semua orang karena hak setiap warga negara,” ungkap Praktisi Kesehatan Masyarakat dr Ngabila Salama, MKM dikuti dari siaran Kementerian Kesehatan RI, akhir pekan laluz


Menurut dia, salah satu kado ulang tahun terbaik adalah memiliki tubuh sehat. Menjaga tubuh sehat diperlukan pola hidup seimbang dan skrining kesehatan berkala.

Skrining kesehatan berkala, kata dia, memiliki dua fungsi utama. Meliputi dua fungsi pemeriksaan kesehatan gratis adalah mencegah kecacatan bahkan kematian dan mencegah biaya pengobatan berlebihan jika sudah sakit.


“Paradigma masyarakat harus diubah yakni mengedepankan pola hidup sehat cegah sakit. Dari penanganan kuratif menjadi preventif dan kuratif,” kata dia.

Dia melanjutkan, deteksi dini sesuai siklus hidup kelompok usia digaungkan pemerintah.
Setiap ulang tahun melalui Satu Sehat Mobile bekerjasama dengan disdukcapil mengirim undangan untuk datang ke puskesmas terdekat untuk melakukan skrining kesehatan.

“Jenis pemeriksaan menyesuaikan segmen kelompok usia mulai balita lahir skrining hipotiroid kongenital untuk memininalisir kecatatan atau kebodohan karena kekurangan hormon,” kata dia.

Selain itu, kata dia, masih skrining deteksi tumbuh kembang balita setiap dua bulan sekali. Menginjak usia anak dan remaja melibatkan sekolah akan memantau risiko obesitas, diabetes mellitus, hipertensi, anemia pada perempuan.

“Usia 15 tahun ke atas skrining untuk mendeteksi penyakit tidak menular seperti Diabetes Mellitus dan hipertensi,” kata dia.

Semakin usia bertambah, kata dia, skrining risiko untuk kanker payudara, kanker leher rahim dan kanker prostat. Puskesmas akan disiagakan agar mampu melakukan skrining terhadap penyakit-penyakit tersebut.

“Selain tetap memantau agar masyarakat terhindar dari sillent killer melalui cek darah dan tekanan darah,” kata dia.

Dia melanjutkan, individu terserang sillent killer harus mengonsumsi obat seumur hidup supaya tidak terjadi kerusakan organ.

“Jika tidak minum obat karena terlambat terdeteksi akan berujung komplikasi dan membutuhkan perawatan dengan biaya tidak sedikit,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *