|

Semen Indonesia dan Pertamina Kembangkan Pelumas Dalam Negeri

JAKARTA [BahteraJateng]- PT Semen Indonesia (Persero) dan PT Pertamina Lubricants mengembangkan pelumas open gear (roda gigi terbuka) buatan dalam negeri pertama di Indonesia.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari mengatakan, pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi SIG, terutama dalam upaya meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)


“Selain itu, mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, sebagai bentuk keberpihakan Perusahaan terhadap industri dalam negeri,” kata dia, Kamis (28/11).

Dia melanjutkan, pencapaian tersebut diraih berkat riset terapan (applied research) selaras dengan target kinerja operasional telah ditetapkan.


“Menyediakan fasilitas pengujian kinerja pelumas, SIG melalui pabrik-pabrik semennya berkomitmen mengembangkan pelumas open gear merupakan komponen penting dalam proses produksi semen guna melindungi gear utama pada beberapa peralatan,” kata dia.

Dia melanjutkan, gear utama menanggung beban berat karena bekerja dalam durasi panjang di lingkungan membutuhkan pelumasan baik dan optimal.

Kualitas pelumas open gear dengan spesifikasi telah ditetapkan mampu menjaga masa pakai gearsesuai target pemeliharaan peralatan.

”Pencapaian ini sejalan dengan target operational excellence perusahaan dan komitmen SIG untuk meningkatkan keunggulan dan daya saing industri dalam negeri,” kata Reni Wulandari.

Pengembangan pelumas open gear jenis grease atau gemuk dilakukan sejak Februari 2022 hingga Desember 2023, dan telah melalui proses pengujian di laboratorium milik PT Pertamina Lubricants.

Pelumas hasil pengembangan tersebut juga telah dinyatakan lulus dalam pengujian kinerja di ball millpabrik anak usaha SIG yaitu PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa. Indikasi kondisi operasi normal pada seluruh parameter, termasuk vibrasi, temperatur, dan kondisi fisik gear selama uji kinerja pada Agustus-Desember 2023.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari mengatakan, pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi SIG, terutama dalam upaya meningkatkan nilai TKDN.

Selain itu, mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, sebagai bentuk keberpihakan Perusahaan terhadap industri dalam negeri.

Pencapaian tersebut diraih berkat riset terapan (applied research) selaras dengan target kinerja operasional telah ditetapkan.

Menyediakan fasilitas pengujian kinerja pelumas, SIG melalui pabrik-pabrik semennya berkomitmen mengembangkan pelumas open gear merupakan komponen penting dalam proses produksi semen guna melindungi gear utama pada beberapa peralatan.

Sebab, gear utama menanggung beban berat karena bekerja dalam durasi panjang di lingkungan membutuhkan pelumasan baik dan optimal.

Kualitas pelumas open gear dengan spesifikasi telah ditetapkan mampu menjaga masa pakai gearsesuai target pemeliharaan peralatan.

”Pencapaian ini sejalan dengan target operational excellence perusahaan dan komitmen SIG untuk meningkatkan keunggulan dan daya saing industri dalam negeri,” kata Reni Wulandari.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Werry Prayogi mengatakan, keberhasilan pengembangan pelumas open gear pertama di dalam negeri ini merupakan bukti nyata komitmen PT Pertamina Lubricants dalam mendorong inovasi dan kemandirian industri nasional.

Ini juga menjadi pertama kalinya grease Pertamina diuji coba pada main equipment di pabrik SIG, ternyata terbukti bisa bekerja optimal melindungi gear utama di lingkungan operasional menuntut ketahanan tinggi.

”Melalui kolaborasi strategis dengan SIG, kami bangga menghadirkan karya anak bangsa yang tidak hanya memiliki harga kompetitif tetapi juga terbukti performanya dalam uji coba di ball mill PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa.

Hasil uji coba menunjukkan keunggulan dari sisi stabilitas suhu, ketahanan terhadap beban berat, serta efisiensi biaya. 

“Kami bangga dapat berkontribusi pada upaya peningkatan daya saing industri dalam negeri dan pengurangan ketergantungan produk impor melalui inovasi yang dirancang dan dikembangkan sepenuhnya di Indonesia,” kata Werry Prayogi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *