Bank Jateng Syariah Raih Penghargaan di 7th TOP Digital Corporate Brand Award 2025
JAKARTA[BahteraJateng] – Bank Jateng Syariah kembali mencatat prestasi nasional dengan meraih penghargaan di ajang 7th TOP Digital Corporate Brand Award 2025 kategori Unit Usaha Syariah Bank Pembangunan Daerah.
Acara yang digelar oleh INFOEKONOMI.ID dan TRAS N CO Indonesia ini berlangsung di Golden Ballroom, The Sultan Hotel & Residence, Jakarta pada Kamis (20/3).

Penghargaan kategori Unit Usaha Syariah Bank Pembangunan Daerah ini diberikan kepada korporasi yang dinilai sukses membangun kekuatan merek digital berdasarkan riset independen.
Bank Jateng Syariah mencatat skor indeks sebesar 7,84, tertinggi di antara Unit Usaha Syariah Bank Pembangunan Daerah lainnya, sekaligus melampaui rerata industri perbankan syariah nasional.

Mewakili manajemen, Eksekutif Senior Syariah Bank Jateng, Agus Sapto Prasetio, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi dan transformasi digital yang terus dilakukan Bank Jateng Syariah untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif, terpercaya, dan relevan di era digital.
“Penghargaan ini menjadi validasi atas komitmen kami dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang patuh prinsip, kompetitif secara teknologi, dan relevan secara sosial. Kami terus berupaya menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pemberdayaan dan inovasi digital,” ujar Agus.
Bank Jateng Syariah juga mencatatkan kinerja positif dalam pertumbuhan pembiayaan berkualitas, optimalisasi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), serta peningkatan inklusi keuangan syariah di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Dengan positioning sebagai lembaga keuangan syariah yang “hyperlocal dan empowering”, Bank Jateng Syariah semakin mengukuhkan diri sebagai unit usaha syariah terdepan, baik dalam reputasi digital maupun ketangguhan performa keuangan.
Bank Jateng Syariah merupakan Unit Usaha Syariah dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, yang berkomitmen mengedepankan prinsip syariah, pemberdayaan UMKM, serta percepatan inklusi keuangan berbasis nilai lokal dan keberlanjutan.(sun)

