140 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sudah Terima Kartu Nusuk
JAKARTA [BahteraJateng]- Jemaah haji asal Indonesia sudah menerima 147.748 kartu Nusuk untuk digunakan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Konsul Haji pada KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam mengatakan, Kartu Nusuk diterbitkan oleh Syarikah penyedia layanan jemaah haji.

“Kartu Nusuk adalah identitas digital jemaah haji selama berada di Arab Saudi. Kartu ini layaknya “paspor perhajian” untuk mengakses lokasi dan layanan perhajian, termasuk di Masjidil Haram serta Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ucap Nasrullah Jasam, mengutip laman kemenag.go.id.
Tahun ini, kata dia, PPIH menjalin kerja sama dengan delapan syarikah. Meliputi Rifadah, Rawaf Mina, Mashariq Dzahabiyah atau Sana Mashariq, Rifad, Mashariq Mutamayyizah atau Rakeen Mashariq, Dluyuful Bait, Rehlat wa Manafea,dan MCDC.

“Kalau rata-rata untuk setiap Syarikah, lebih 92 persen jemaah yang saat ini di Tanah Suci, sudah menerima kartu Nusuk,” sebut Nasrullah.
Dia melanjutkan, Siskohat Kemenag mencatat jemaah sudah sampai di Tanah Suci saat ini berjumlah 160.094 orang.
PPIH Arab Saudi terus berupaya mendorong Syarikah untuk melakukan percepatan dalam pendistribusian kartu Nusuk. Pihaknya sudah menempuh beberapa langkah seperti membuat operation room akselerasi distribusi kartu Nusuk, menunjuk penanggung jawab proses akselerasi distribusi kartu Nusuk pada level sektor dan daker.
“Selain itu, menyiapkan pelaporan digital berbasis kloter,” kata dia.
Pihaknya juga menggelar rapat evaluasi dengan Kementerian Haji Saudi dan Syarikah, salah satunya membahas perkembangan distribusi Nusuk.

